beritaGo.com
 
 
   
 
 
Tutup Iklan
ads
 

Perhatikan Titik Rawan Macet di Jawa Tengah

Perhatikan Titik Rawan Macet di Jawa Tengah

 
azzam
2016-06-26 10:33:05
azzam Peristiwa 0 205
 
 
Perhatikan Titik Rawan Macet di Jawa Tengah

Perhatikan Titik Rawan Macet di Jawa Tengah

Pemprov Jawa Tengah  dalam hal ini Dinas Bina Marga mengingatkan adanya titik rawan kemacetan di Jateng, jelang mudik lebaran nanti.  Diperkirakan ada sebanyak 11 titik rawan kemacetan di Jateng, mulai dari perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah hingga  perbatasan Jawa Timur.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Bina Marga Jateng Bambang NK  bahwa penyebab  kemacetan itu sangatlah kompleks dan tiap tahun pasti terjadi.

"Bisa disebabkan adnya pasar tumpah atau pasar dadakan yang meluber ke jalan, pembangunan jalan yang belum selesai , banjir dan rob, serta perbedaan tinggi jalan," katanya.

Di jalur pantura  ada kurang lebih tujuh titik rawan macet paling parah, dengan adanya pasar tumpah Losari-Pejagan, Brebes. Penggantian jembatan Kali Pah, Kabupaten Tegal dan  Sipait, Kabupaten Pekalongan. 

"Sedangkan potensi beda tinggi jalan di Parakan (Temanggung) - Patean, Kendal dan  banjir rob di Jalan Kaligawe, Semarang; dan perbaikan jembatan Gelandangan di Blora," tambahnya.

Titik macet lain berada di Salatiga- Kedungjati, Kabupaten Semarang; ruas Magelang-Jrakah- Boyolali  dan Klampok-Purbalingga karena beda tinggi jalan. Adapun di Kebumen dan Cilacap ada titik rawan macet yang disebabkan pekerjaan jalan yang belum selesai.

”Pemprov memberikan solusi jalan alternatif yang tidak semua dalam kondisi baik, namun bisa dilalui," tandasnya.

Pihak Bina Marga Jateng sudah berusaha dengan melakukan  peninggian tanggul dengan kantong pasir dan pengerahan petugas jaga di Kaligawe yang terkena banjir rob. Dan untuk perbaikan jembatan Sipait, memakai jembatan darurat dan rekayasa lalu lintas.


”Untuk penggantian jembatan Loh Wungu  di ruas Parakan-Patean dan penggantian jembatan Gelandangan  di ruas Singget-Doplang-Cepu, keduanya masih memakai jembatan darurat sehingga diperlukan rambu-rambu,” jelasnya.
Untuk menghindari kemacetan di jembatan Kali Pah, disiapkan jalur alternatif  Slawi-Jatinegara-Randudongkal- Bantarbolang-Kebonagung- Pekalongan. Kemudian, alternatif kemacetan di jembatan Sipait, lalu lintas diarahkan ke Wiradesa-Bojong-Sragi-Comal.

”Secara umum, jalur utama pantura sudah baik, tapi masih ada perbaikan. Di titik tertentu perlu rekayasa lalu lintas dan diperlukan  rambu-rambu. Sedang  jalur lintas selatan, di beberapa lokasi permukaan jalan kurang mulus,” terangnya.

Tol Solo menuju perbatasan Jawa Timur di Kertosono siap difungsikan, sedang tol Pejagan- Pemalang, ruas yang siap dioperasikan sepanjang 20,25 km.

 
 
 

Promoted Stories

Lainnya

 
 

Komentar Sedulur

   Belum ada komentar dari sedulur beritaGo.

  Tulis Komentar

   Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
 

Komentar Facebook

   
image

beritago.com merupakan portal berita dan informasi yang mengusung konsep "social media journalism", yakni dimana masyarakat dapat ikut menjadi kontributor informasi serta menggunakan portal beritaGo.com dengan bertanggungjawab dan sesuai dengan ketentuan penggunaan yang telah ditetapkan,

Informasi dan Kerjasama

  •   contact@beritaGo.com
  •  08123456789 / 024-123456
  •  indiego inti corpora ltd
   
 
 
Copyright 2016 beritaGo by indiego inti corpora. Social Media Journalism and Social Broadcasting System. All Rights Reserved.

Local Straight News , Aggreggate Content dan Social Media Journalism oleh beritaGo.com
Copyright 2014-2016 All Rights Reserved. beritaGo.com is a registered trademark of indiego inti corpora
Jawa Tengah, Indonesia.

Tutup Iklan